Selalu Nyeri Saat Berhubungan Intim, Normalkah?

Oleh: Amrin Madolan Pada: 2016/02/01

Nyeri saat berhubungan intim di dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah dispareunia. Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya p3nis ke dalam va9ina) di awal, pertengahan ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Tentunya hal ini sangat mengganggu bagi pasangan suami istri. Dispareunia (nyeri saat berhubungan intim) ini dapat disebabkan oleh beberapa hal:
    Nyeri Saat Berhubungan Intim
  1. Berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi kering
  2. Kurang 'foreplay' atau 'pemanasan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurang
  3. Vaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takut
  4. Endometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahim
  5. Infeksi pada vagina
  6. Infeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri.
  7. Peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul
Bagaimana cara mengatasi nyeri saat berhubungan intim?

Beberapa cara yang dapat dilakukan mengatasi selalu nyeri saat berhubungan intim:
  1. Lakukan rangsangan (foreplay) yang adekuat sebelum suami melakukan penetrasi penis. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina.
  2. Rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka.Lakukanlah hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas dan tidak terasa nyeri saat penetrasi. Semakin anda merasa khawatir dan tidak rileks, semakin sulit untuk mengatasi masalah anda saat ini.
  3. Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina.
Apabila keluhan nyeri saat berhubungan intim berlanjut setelah melakukan foreplay cukup atau setelah menambahkan lubrikasi tambahan, berkonsultasilah ke dokter kebidanan dan kandungan untuk evaluasi lebih lanjut. Mungkin dispareunia yang ada disebabkan oleh hal-hal lain seperti gangguan hormonal, endometris, infeksi, dan lainnya.

Sumber: www.klikdokter.com


Pada sumber lainnya juga diberikan penjelasan mengenai keadaan Selalu Nyeri Saat Berhubungan Intim sebagai berikut:
Seks merupakan kegiatan yang paling menyenangkan. Ada banyak manfaat yang bisa Anda rasakan dengan berhubungan seks bersama pasangan. Namun, apa jadinya bila seks justru menyebabkan Anda menjadi trauma akibat rasa sakit saat bercinta.

Dispareunia merupakan istilah teknis yang digunakan untuk menjelaskan rasa sakit saat bercinta, yang berkaitan dengan faktor fisik maupun psikis. Bila Anda mengalami gangguan ini segeralah konsultasikan ke dokter guna mengetahui penyebabnya dan menentukan pengobatan yang tepat. Tapi ada baiknya bila Anda mengetahui terlebih dahulu beberapa penyebab munculnya rasa sakit saat bercinta berikut ini:

1. Vagina Kering


Pada dasarnya wanita memiliki pelumas alami dalam vagina. Pada wanita yang kadar estrogen rendah biasanya akan mengalami kekurangan pelumas vagina. Penurunan kadar estrogen ini biasa terjadi pada wanita hamil, memasuki menopause, dan dalam masa pengobatan kanker payudara. Kekeringan di vagina ini juga berkaitan dengn kondisi yang lebih serius seperti sindrom Sjogren, penyakit autoimun yang langka.

Untuk mengatasi vagina kering bisa dilakukan beberapa langkah seperti terapi hormon, mencukupi asupan lemak tak jenuh dalam diet, serta mengusahakan agar tubuh tetap terhidrasi. Tapi sebaiknya jangan gunakan semprotan pelembab vagina karena akan menghilangkan kelembaban alami vagina. Lebih baik gunakan produk alami atau pelumas buatan yang mengandung air. Foreplay yang tepat dan cukup juga bisa membantu meningkatkan lubrikasi di organ intim wanita.

2. Lichen sclerosis


Lichen sclerosis merupakan lapisan kulit tipis berwarna putih yang menyerupai tambalan di atas kulit Anda. Lichen sclerosis yang terdapat di vagina bisa membuat hubungan seks Anda menjadi menyakitkan. Kondisi ini bisa diobati dengan steroid topikal. Tapi, sebaiknya jangan asal mengobati sebelum melakukan pemeriksaan ke dokter.

3. Pil KB


Pada sebagian orang munculnya rasa sakit saat berhubungan seks juga bisa diakibatkan penggunaan pil KB. Pil KB meningkatkan kadar hormon seks yang berikatan dengan globulin sehingga dapat mengikat testosteron bebas dan menyebabkan atrofi vagina. Untuk mengatasi sakit saat bercinta sebaiknya hentikan konsumsi pil atau melakukan pengobatan penyeimbangan kadar hormon.

4. Vulvodinia


Vulvodinia merupakan sindrom yang menyebabkan vagina menjadi hipersensitif. Kondisi ini diakibatkan terlalu seringnya terinfeksi jamur. Dokter biasanya merekomendasikan pengobatan steroid. Sementara untuk pencegahannya bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan sehat, terutama yang mengandung probiotik untukmelawan infeksi.Serta penting untuk menjaga vagina tetap bersih dan kering.

5. Vaginismus


Dalam beberapa kasus, rasa sakit yang dirasakan saat bercinta disebabkan oleh otot-otot dasar panggul yang menegang, yang dikenal dengan istilah vaginimus. Solusinya yaitu dengan melakukan terapi fisik dasar panggul serta foreplay yang lama.

6. Nyeri mendalam


Rasa sakit yang mendalam selama berhubungan seks bisa diakibatkan beberapa faktor, seperti fibroid, endometriosis, kanker, dan sindrom ovarium polisistik. Makin awal diobati maka semakin besar kemungkinannya untuk sembuh. Maka segeralah hubungi dokter jika mengalaminya.

7. Sakit sementara


Bila rasa sakit hanya terjadi sementara mungin berkaitan dengan siklus haid Anda. Selain itu, bisa juga berhubungan dengan posisi bercinta Anda yang tidak nyaman atau disebabkan oleh hubungan personal yang renggang dengan pasangan.

Sumber: www.doktersehat.com

Demikian yang dapat kami bagikan kepada Mitra Kesehatan Masyarakat mengenai Solusi Selalu Nyeri Saat Berhubungan Intim yang di ambil dari beberapa sumber.
logoblog
logoblog

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar Anda Sangat Bermanfaat bagi Kami dan Pembaca Lainnya. Untuk mendapatkan pemberitahuan tentang komentar dan posting blog ini silakan ikuti blog ini di bagian bawah.