Kriteria Rumah Sehat Menurut Winslow

Oleh: Amrin Madolan Pada: 2016/05/24

Manusia dan rumah merupakan hal yang tak terpisahkan, di satu sisi kesehatan merupakan hal yang paling berharga dalam kehidupan manusia. Sebagaimana kita ketahui bahwa rumah memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap kesehatan kita. Dalam konteks ini dikenal yang namanya rumah sehat dengan kriteria-kriteria yang dikemukakan oleh para pakar sebagai syarat suatu rumah dikatakan sehat.

Sebelum kita lanjut dengan kriteria rumah sehat, ada baiknya kita simak terlebih dahulu pengertian Rumah Sehat yang di definisikan oleh Depkes RI, 2007, sebagai berikut:

Rumah sehat adalah merupakan sarana atau tempat berlindung dan bernaung serta tempat untuk beristirahat sehingga menumbuhkan kehidupan yang sempurna baik fisik, rohani maupun sosial budaya. Sebagaimana dikutip dari Pedoman Teknis Penilaian Rumah Sehat Depkes RI, 2007.

Adapun kriteria rumah sehat secara singkat yang dikemukakan oleh Winslow adalah sebagai berikut:
  1. Harus memenuhi kebutuhan fisiologis;
  2. Harus memenuhi kebutuhan psikologis;
  3. Harus dapat menghindarkan terjadinya kecelakaan;
  4. Harus dapat menghindarkan terjadinya penyakit.

Rumah Sehat
Rumah Sehat

Berikut ini penjelasan masing-masing point tersebut di atas, yaitu:

Memenuhi Kebutuhan Fisiologis


Suhu Ruangan


Suhu ruangan barus dijaga agar jangan banyak berubah. Sebaiknya tetap berkisar antara 18 - 20 derajat Celcius. Suhu ruangan ini tergantung pada:
  • Suhu udara luar;
  • Pergerakan udara;
  • Kelembaban udara;
  • Suhu benda-benda di sekitarnya.
Pada rumah moderen, suhu ruangan ini dapat diatur dengan air conditioning.

Harus Cukup Mendapat Penerangan


Harus cukup mendapat penerangan baik siang maupun malam hari. Yang ideal adalah penerangan listrik. Disarankan agar ruangan-ruangan mendapatkan sinar matahari terutama di pagi hari.

Harus Cukup Mendapatkan Pertukaran Hawa (Ventilasi)


Pertukaran hawa yang cukup menyebabkan hawa ruangan tetap segar (cukup mengandung oxigen). Untuk ini rumah harus cukup mempunyai jendela. Luas jendela keseluruhan ±15% dari luas lantai. Susunan ruangan harus sedemikian rupa sehingga udara dapat mengalir bebas bila jendela dibuka.

Harus Cukup Mempunyai Isolasi Suara


Dinding ruangan harus kedap suara, baik terhadap suara yang berasal dari luar maupun dari dalam. Sebaiknya perumahan jauh dari sumber suara yang gaduh misalnya: pabrik, pasar, sekolah, lapangan terbang, stasiun bus, stasiun kereta api dan sebagainya.

Memenuhi Kebutuhan Psikologis


Hal-hal yang harus dipenuhi untuk kebutuhan psikologis dalam pembangunan rumah sehat adalah sebagai berikut:
  1. Keadaan rumah dan sekitarnya, cara pengaturannya harus memenuhi rasa keindahan (aesthetis) sehingga rumah tersebut menjadi pusat kesenangan rumah tangga yang sehat.
  2. Adanya jaminan kebebasan yang cukup, bagi setiap anggota keluarga yang tinggal di rumah tersebut.
  3. Untuk tiap anggota keluarga, terutama yang mendekati dewasa harus mempunyai ruangan sendiri-sendiri sehingga privasinya tidak terganggu.
  4. Harus ada ruangan untuk menjalankan kehidupan keluarga di mana semua anggota keluarga dapat berkumpul.
  5. Harus ada ruangan untuk hidup bermasyarakat, jadi harus ada ruangan untuk menerima tamu.

Menghindari Terjadinya Kecelakaan


Yang dimaksud menghindari terjadinya kecelakaan sebagai syarat rumah sehat adalah rumah tersebut harus:
  1. Konstruksi rumah dan bahan-bahan bangunan harus kuat sehingga tidak mudah ambruk.
  2. Sarana pencegahan terjadinya kecelakaan di sumur, kolam dan tempat-tempat lain terutama untuk anak-anak.
  3. Diusahakan agar tidak mudah terbakar.
  4. Adanya alat pemadam kebakaran terutama yang mempergunakan gas.

Menghindari terjadinya Penyakit


Untuk menghindari terjadinya penyakit, maka sebuah rumah sehat harus memenuhi hal-hal sebagai berikut:
  1. Adanya sumber air yang sehat, cukup kualitas maupun kuantitasnya;
  2. Harus ada tempat pembuangan kotoran, sampah dan air limbah yang baik;
  3. Harus dapat mencegah perkembangbiakan vektor penyakit seperti nyamuk, lalat, tikus dan sebagainya.
  4. Harus Cukup luas. Luas kamar tidur ±5 m² per kapita per luas lantai.

Demikianlah yang dapat kami bagikan kepada Mitra Kesehatan Masyarakat, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua.
logoblog
logoblog

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar Anda Sangat Bermanfaat bagi Kami dan Pembaca Lainnya. Untuk mendapatkan pemberitahuan tentang komentar dan posting blog ini silakan ikuti blog ini di bagian bawah.