Alat Reproduksi Wanita dan Fungsinya

Oleh: Amrin Madolan Pada: 2016/06/17

Alat Reproduksi Wanita merupakan bagian organ tubuh yang perlu dijaga kesehatannya agar dapat menunjang fungsinya secara maksimal. Dengan alat reproduksi yang sehat maka bukan tidak mungkin akan melahirkan keturunan yang sehat dan berkualitas.
Alat Reproduksi Wanita terdiri dari beberapa bagian yang akan kami jelaskan secara umum pada postingan ini, dengan tujuan agar dapat memberikan informasi kepada mitra kesehatan masyarakat, khususnya bagi para wanita agar memiliki pengetahuan seputar alat reproduksinya, sehingga dapat lebih mudah dalam menjaga kesehatan reproduksinya.

Alat Reproduksi Wanita


Alat reproduksi wanita terdiri dari beberapa bagian yaitu: Ovarium (Indung Telur), Tuba Fallopii (Saluran Telur), Fimbrae (Umbai-Umbai), Uterus (Rahim), Serviks (Leher Rahim), Vagina (Liang Senggama), Klitoris (Kelenttit) dan Labia (Bibir Kem@luan). Perhatikan gambar berikut:

Alat Reproduksi Wanita
Alat Reproduksi Wanita

Ovarium (Indung Telur)


Organ ini terletak di kiri dan kanan rahim di ujung saluran telur (fimbrae/umbai-umbai) dan terletak di rongga pinggul, indung telur berfungsi mengeluarkan sel telur (ovum), sebulan sekali indung telur kiri dan kanan secara bergiliran mengeluarkan sel telur. Sel telur adalah sel yang dihasilkan oleh indung telur yang dapat dibuahi oleh sperma sehingga terjadi konsepsi (pembuahan). Bila tidak terjadi pembuahan, sel telur akan ikut keluar bersama darah saat menstruasi.

Tuba Fallopii (Saluran Telur)


Saluran di kiri dan kanan rahim yang berfungsi untuk mengantar ovum dari indung telur menuju rahim.

Fimbrae (umbai-umbai)


Dapat di analogikan dengan jari-jari tangan, umbai-umbai ini berfungsi untuk menangkap sel telur yang dikeluarkan dari indung telur.

Uterus (rahim)


Uterus merupakan tempat janin berkembang, bentuknya seperti buah pir dan berat normalnya antara 30 - 50 gram. Pada saat tidak hamil, besar rahim kurang lebih sebesar telur ayam kampung, dindingnya terdiri dari:
  1. Lapisan parametrium merupakan lapisan paling luar dan berhubungan dengan rongga perut.
  2. Lapisan myometrium, merupakan lapisan yang berfungsi mendorong bayi keluar pada proses persalinan (kontraksi);
  3. Lapisan endometrium merupakan lapisan dalam rahim tempat menempel sel telur yang sudah dibuahi. Lapisan ini terdiri dari lapisan kelenjar yang berisi pembuluh darah.

Serviks (Leher Rahim)


Bagian rahim yang berbatasan dengan vagina. Pada saat persalinan tiba, leher rahim membuka sehingga bayi dapat keluar.

Vagina (Liang $enggama)


Merupakan sebuah saluran berbentuk silinder dengan diameter depan ±6,5cm dan dinding belakang ±9cm yang bersifat elastis dengan berlipat lipat. Fungsinya sebagai tempat peni$ berada saat ber$enggama, tempat keluarnya menstruasi dan bayi.

Klitori$ (Kelenttit)


Merupakan organ kecil yang paling peka rangsangan dibanding dengan bagian-bagian alat kelamin perempuan yang lain. Klitori$ yang banyak mengandung pembuluh darah dan syaraf.

Labia (bibir kem@luan)


Terdiri dari dua bibir, yaitu bibir besar (labia mayora) dan bibir kecil (labia minora). Keduanya memiliki fungsi yang mirip, labia mayora yang letaknya paling luar berfungsi untuk melindungi struktur alat kelamin dengan cara menutup. Labia minora yang terdapat bagian dalam setelah labia mayora berfungsi untuk saluran urin, pembukaan kelenjar bartholin dan juga skene atu vestibula.

Demikianlah yang dapat kami bagikan kepada Mitra Kesehatan Masyarakat tentang Alat Reproduksi Wanita dan Fungsinya, semoga dapat menambah pengetahuan kita.
logoblog
logoblog

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar Anda Sangat Bermanfaat bagi Kami dan Pembaca Lainnya. Untuk mendapatkan pemberitahuan tentang komentar dan posting blog ini silakan ikuti blog ini di bagian bawah.