Breaking

2017/09/04

Mengatasi Lemah Syahwat (Impoten) dengan Bahan Alami

loading...
Mengatasi Lemah Syahwat (Impoten) dengan Bahan Alami. Kebahagiaan rumah tangga sangat dipengaruhi oleh seberapa besar kepuasan pasangan suami isteri di ranjang. Betapa sangat disayangkan ketika ketidak harmonisan terjadi hanya karena suami tidak bisa memberikan kepuasan kepada pasangan (isteri). Hal ini semakin lama semakin menambah tidak percaya diri suami dan akan menjadikan masalah semakin rumit.

Kita ketahui bahwa faktor psikologis sangat mempngaruhi terjadinya lemah syahwat (impoten). Oleh karena itu, ketika seorang suami tidak percaya diri menghadapi pasangannya dan terus membiarkannya tanpa mencari solusi maka masalah yang dideritanya akan semakin bertambah parah.

Lemah Syahwat (Impotensi)
Lemah Syahwat (Impotensi)

Impoten yang disebabkan oleh faktor kejiwaan hendaknya dikonsultasikan dengan dokter psikologi sehingga dapat menemukan solusi agar dapat keluar dari masalah kejiwaannya. Disamping itu, sebaiknya mencari bahan alami yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan anda.

Mengatasi Lemah Syahwat (Impoten) dengan Bahan Alami


Berikut ini kami bagikan sebuah ramuan alami yang dapat membantu mengatasi masalah lemah syahwat (impoten) dan sangat aman untuk digunakan:

Bahan yang digunakan:

  • 3 kuncup laos
  • 1 butir telur ayam kampung
  • 2 butir merica
  • 1 ons jahe
  • 1 butir jeruk limau (jeruk nipis yang besar)
  • 1 sendok makan madu asli
  • 1 sendok makan kecap manis


Cara pengolahan dan penggunaannya:


Jahe diparut, diperas dan diambil airnya. Telur dikocok sampai halus, jeruk limau ditumbuk halus dan diperas untuk diambil airnya. Merica dihaluskan kemudian dicampur kecap manis dan madu.

Semua bahan dicampurkan dan dikocok. Minum ramuan ini ketika hendak berhubungan suami isteri kira-kira selang 1 jam sebelumnya.

Bagi penderita impoten berat, belurkan ampas ramuan ini pada penis. Caranya ampas tersebut diseduh dengan air panas.

Disamping cara tersebut diatas, jangan lupa untuk tetap melakukan konsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang maksimal.

Demikian yang dapat kami bagikan semoga dapat bermanfaat.

loading...

No comments:

Post a Comment

loading...
loading...