Tahun 2011, sekitar 6,9 juta anak di bawah usia 5 tahun meninggal dunia, dan sepertiga dari jumlah tersebut disebabkan oleh peningkatan kerentanan terhadap penyakit akibat kekurangan gizi. Kira-kira 178 juta anak di bawah usia 5 tahun mengalami stunting , 55 juta mengalami wasting, dan 19 juta di antaranya tergolong parah dan berisiko tinggi mengalami kematian prematur. Sebagian besar anak-anak ini berasal dari Afrika sub-Sahara dan Asia Tengah-Selatan. Di tingkat global, lebih dari 2 miliar orang berisiko mengalami kekurangan vitamin A, yodium, dan/atau zat besi. Kekurangan zat gizi mikro lain yang menjadi perhatian kesehatan masyarakat meliputi seng, folat, dan vitamin B. Faktor risiko utama untuk kekurangan gizi pada anak-anak termasuk berat badan lahir rendah, pemberian ASI yang tidak memadai, pemberian makanan pendamping yang tidak tepat, dan infeksi berulang. Penyakit menular seringkali bersamaan dengan kekurangan zat gizi mikro dan menunjukkan interaksi kompleks yang mengarah...
Sehat, sejahtera dan berkarya bersama.