Penyebab dan Cara Mengatasi Insomnia

Oleh: Ahmad Alfathir Pada: 2016/02/13

Keadaan yang ada di bawah ini adalah keadaan yang sedang penulis alami sekarang, mungkin juga banyak dialami oleh para Mitra Kesehatan Masyarakat atau mungkin anda yang sedang membaca tulisan ini juga mengalaminya. Dengan pengalaman ini, maka penulis tertarik untuk berbagi informasi kepada Mitra Kesehatan Masyarakat, semoga dengan tulisan ini dapat membantu mengatasi masalah yang sama-sama kita rasakan, atau mungkin anda yang telah membaca tulisan ini dapat membagikan kepada teman yang mungkin juga mengalami hal serupa. Jika demikian, silakan bagikan informasi ini kepada mereka. Baiklah, kita langsung saja pada pokok permasalahannya yaitu mengenai Insomnia seperti yang dijelaskan berikut:

Penjelasan Tentang Insomnia


Sehari semalam manusia memiliki waktu 24 jam, sebetulnya ini sebuah isyarat tentang bagaimana manusia dapat memanfaatkan waktunya untuk kebutuhan hidup yang bersifat materi dan kesehatan tubuh. Ada 3 bagian penting dalam kehidupan manusia dalam hidupnya yaitu bekerja, istirahat dan tidur. Waktu 24 jam jika dibagi tiga untuk kegiatan mendasar manusia tersebut akan diperoleh masing-masing kegiatan mendapat porsi 8 jam. Sebuah porsi yang balance (seimbang) dan jika manusia mampu memanfaatkannya dengan baik maka sebenarnya dia telah menjalankan pola hidup terkait dengan waktu yang dimilikinya.

Menurut para ahli kesehatan, normalnya manusia membutuhkan waktu antara 6 hingga 8 jam untuk tidur dalam sehari. Mengantuk adalah merupakan indikasi bahwa tubuh sedang butuh untuk tidur, jika tidak dipenuhi biasanya akan mengakibatkan terganggunya mekanisme tubuh yang lain seperti tubuh menjadi lemas dan menjadi terasa lesu.

Jika tubuh mendapatkan porsi waktu yang cukup untuk tidur maka secara otomatis badan akan menjadi segar bugar dan penuh semangat dalam menjalankan aktivitas hidup. Sesuai hukum alam, normalnya manusia tidur pada waktu malam karena memang Tuhan menyediakan waktu kepada sebagian besar makhluk-Nya untuk tidur di malam hari. Kondisi alam pada malam hari memang sangat kondusif bagi makhluk hidup itu tidur. Pada malam hari kondisi alam menjadi dingin dan sunyi dua hal ini merupakan sebuah situasi yang dibutuhkan oleh makhluk hidup untuk menikmati tidurnya.

Menurut penelitian, orang yang menggunakan waktunya antara 6,5 jam hingga 7,5 jam dalam sehari mempunyai peluang hidup lebih panjang dibandingkan dengan orang yang tidur kurang dari 6,5 per hari atau lebih 8 jam dalam sehari.

Pengertian Insomnia


Insomnia adalah kondisi dimana seseorang mengalami gangguan tidur dalam hal ini sulit untuk tidur. Kadang penderita insomnia sudah berusaha untuk tidur ditempat yang tenang dan berusaha melupakan segala permasalahan namun tidak juga bisa mendapatkan tidur, walaupun mata terpejam tapi pikiran mengembara entah ke mana. Tanda-tanda lain seseorang mengalami insomnia adalah sulitnya tidur kembali saat terbangun di  malam hari.

Susah Tidur
Penderita Insomnia

Tahapan Tidur Manusia


Orang sering mencemooh orang yang mengantuk, bisa di pahami karena kadang saat orang mengantuk memperlihatkan perilaku yang lucu, seperti bergerak tumbang secara pelan-pelan, tiba-tiba roboh saat duduk atau bahkan meneteskan air liur pada saat dia tertidur sambil duduk. Ngantuk sendiri sebetulnya merupakan pertanda agar kita segera tidur atau menghentikan aktivitas saat kita ngantuk. Bisa kita bayangkan jika proses terjadinya tidur tidak diawali dengan ngantuk duluan, maka kita akan melihat banyak orang tertidur di jalanan, ditempat kerja atau bahkan saat mengemudi, karena mereka langsung tidur tanpa adanya ras ngantuk yang mendahuluinya. Oleh karena itu sebenarnya tidur memiliki 4 tahapan, yaitu:

1. Awal

Adalah tahap awal untuk persiapan tidur, pada tahap ini orang masih benar-benar sadar dengan lingkungan sekitarnya, tanda-tandanya kalau di ajak bicara masih sesuai dengan maksud pembicaraan.

2. Non rapid eyes movement (non-rem)

Pada tahap ini seseorang sudah berada pada posisi antara tidur dan tidak dan tingkat kesadaran sudah 50%, tanda-tandanya kalau diajak bicara masih menjawab namun sudah tidak sesuai dengan maksud pembicaraan.

3. Rapid Eyes Movement (rem)

Jika anda tertidur tapi masih mendengar pembicaraan seseorang di sekitar anda berarti anda sudah masuk dalam tahap Rapid Eyes Movement (rem), namun tidak kuasa menjawab saat diajak bicara oleh orang di sekitar anda.

4. Dream Sleep

Ini adalah tahap dimana seseorang sudah benar-benar tidur dan hilang kesadaran.

Macam-Macam Insomnia dan Penyebabnya


Insomnia yang diderita oleh seseorang dibagi menjadi tiga jenis, tergantung dari tingkat keparahan yang diderita oleh seseorang. Faktor penyebab terjadinya insomnia juga berpengaruh terhadap lama dan tidaknya insomnia dialami seseorang, insomnia yang disebabkan oleh penyakit ringan seperti pilek biasanya akan berlangsung sebentar. Insomnia yang disebabkan oleh kondisi lingkungan yang tidak kondusif untuk tidur biasanya juga berlangsung tidak lama. Adapun jenis insomnia adalah:
  1. Insomnia transient yaitu insomnia ringan yang biasanya dialami oleh seseorang hanya beberapa hari saja, biasanya berlangsung kurang dari 1 minggu. 
  2. Insomnia jangka pendek yang dapat berlangsung selama beberapa minggu
  3. Insomnia kronis yang dapat diderita selama lebih dari tiga minggu 

Penyebab insomnia yang dialami seseorang ada beberapa hal, penyebab ini juga akan berpengaruh terhadap lama dan tidaknya insomnia yang di derita oleh seseorang. Pada penyebab yang tergolong ringan biasanya akan menyebabkan insomnia ringan, begitu juga sebaliknya ketika penyebabnya tergolong berat maka juga akan menyebabkan insomnia berlangsung lama. Adapun penyebab terjadinya insomnia adalah sebagai berikut:

Faktor fisik, hal ini biasanya disebabkan oleh suatu penyakit yang sedang diderita oleh seseorang seperti misalnya sakit pilek, asma, sinus, dan lain-lain,

Faktor lingkungan, lingkungan yang tidak kondusif untuk tidur juga bisa menyebabkan terjadinya insomnia seperti misalnya adanya aroma menyengat dan tidak, lingkungan yang gaduh dan bising, asap, lingkungan sosial yang sedang tidak aman seperti misalnya sedang terjadi kerusuhan atau peperangan, banyaknya serangga yang mengganggu tidur seseorang seperti nyamuk, kecoak, kutu busuk dan lain sebagainya.

Faktor gaya hidup tidak sehat, kebiasaan menjalani pola hidup yang tidak sehat juga akan menyebabkan insomnia seperti misalnya merokok, minum minuman keras, terlalu banyak mengkonsumsi kafein, mengkonsumsi obat kuat, dan lain sebagainya.

Faktor psikologis, tidak diragukan lagi bahwa ketika seseorang yang mengalami gangguan psikologis pasti akan berakibat sulit tidur, stres yang terjadi secara terus-menerus dan selalu menyertai kehidupan seseorang sangat berpotensi menyebabkan terjadinya insomnia.

Faktor prikiatris, adalah faktor yang penyebab insomnia yang disebabkan oleh depresi yang dialami oleh seseorang, prosesnya seperti pada insomnia yang disebabkan oleh faktor psikis.

Cara Mengatasi Insomnia


Insomnia bukan sebuah keluhan yang tidak dapat diobati, obatnya lebih kepada memperbaiki pola hidup dan menghilangkan penyebab dari terjadinya insomnia. Insomnia yang dialami oleh seseorang akan sembuh seiring dengan hilangnya penyebabnya. Insomnia yang diakibatkan oleh stress dan depresi akan sembuh bersamaan dengan hilangnya stress dan depresi yang dialami seseorang, begitu juga penyebab lainnya. Penggunaan obat tidur untuk mengatasi masalah insomnia lebih sering hanya bersifat sementara dan bukan menyembuhkan insomnia secara permanen. Namun demikian anda dapat menjalankan 6 hal di bawah ini untuk membantu menyembuhkan insomnia yang anda alami
  1. Biasakan hidup dengan pola hidup sehat misalnya tidak merokok, tidak begadang, tidak memakai narkoba, tidak minum alkohol, dll.
  2. Atur waktu tidur anda agar dapat memperoleh tidur yang cukup dan normal.
  3. Pilihlah lingkungan yang tenang, sehat dan nyaman untuk tidur.
  4. Jadwalkan waktu untuk melakukan olah raga secara teratur
  5. Biasakan makan secara teratur, sehat dan cukup agar selama tidur tidak lapar yang dapat mengganggu tidur anda
  6. Jangan terlalu banyak minum minuman yang mengandung kafein seperti kopi, coklat, teh, dsb.
Demikianlah yang dapat kami bagikan kepada Mitra Kesehatan Masyarakat tentang Penyebab dan Cara Mengatasi Insomnia, dan untuk mengetahui dampak buruk dari Insomnia dapat dikunjungi pada postingan kami sebelumnya yaitu: Pengaruh Kurang Tidur Terhadap Kesehatan.
logoblog
logoblog

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar Anda Sangat Bermanfaat bagi Kami dan Pembaca Lainnya. Untuk mendapatkan pemberitahuan tentang komentar dan posting blog ini silakan ikuti blog ini di bagian bawah.