3 Jenis Perawatan Gigi Berlubang yang Mungkin Diterima dari Dokter Gigi

Merawat gigi berlubang merupakan tindakan yang paling tepat dalam mengatasi berbagai efek yang ditimbulkannya. Kita mungkin merasa bahwa gigi berlubang hanya masalah sepele, namun ternyata memiliki dampak yang serius bagi kesehatan kita secara keseluruhan sebagaimana yang telah kami tulis dalam postingan kami sebelumnya yang berjudul "Bahaya Gigi Berlubang Menjadi Masalah Besar".

Sebelum memberikan dampak yang lebih serius bagi kesehatan kita, sebaiknya kita melakukan perawatan yang tepat. Yaitu dengan melakukan pemeriksaan ke dokter gigi dan perlu melakukan perawatan sendiri sebelum sempat ke dokter gigi.

Biasanya orang yang akan melakukan kunjungan ke dokter gigi akan mendapat saran-saran terkait dengan keadaan giginya. Oleh karena itu, jika memang gigi anda sudah berlubang, jangan tunda lagi, segera periksakan atau lakukan perawatan ke dokter gigi atau anda akan menunggu efek yang lebih besar lagi akan menyiksa anda.

Gigi Berlubang
Gigi Berlubang


Jenis-Jenis Perawatan Gigi Berlubang


Sebagai pasien, kita terkadang ragu, sebelum ke dokter akan berpikir tentang tindakan apa yang akan dilakukan terhadap gigi kita. Nah, beranjak dari permasalahan tersebut, maka kami akan menginformasikan tentang beberapa kemungkinan tawaran yang akan diberikan dokter gigi kepada anda jika hendak melakukan perawatan gigi anda yang lubang.

Berikut ini adalah kemungkinan tawaran perawatan yang akan anda terima:

Perawatan Syaraf Gigi


Jenis perawatan ini akan diberkian jika kerusakan gigi belum terlalu parah dan masih memungkinkan untuk di tambal. Syaraf gigi akan dimatikan agar menghilangkan rasa sakit gigi secara permanen. Proses perwatan membutuhkan waktu 3 - 4 minggu. Setelah proses tersebut, gigi akan ditambal dengan bahan komposit.

Keuntungan perawatan ini yaitu kita tidak kehilangan gigi. Kita masih dapat menggunakan fungsi gigi sebagaimana biasanya. Yang perlu kita lakukan adalah selalu merawat kebersihan gigi tersebut.

Pemasangan Gigi Palsu


Untuk jenis ini, pasien akan diberikan pemasangan gigi palsu jika penambalan/perawatan sebagaimana yang disebutkan diatas tidak memungkinkan lagi dilakukan.Disini akan dilakukan pemasangan mahkota gigi atau crown yang terbuat dari porcelain.

Dari segi tampilan, porcelain lebih mirip gigi asli daripada gigi palsu yang dibuat dari komposit. Karena porcelain tidak berubah warna hingga puluhan tahun, sedangkan komposit akan berubah warna setelah beberapa tahun pemakaian.

Pemasangan Implan Gigi


Jika gigi tidak bisa lagi dirawat, maka satu-satunya yang dapat dilakukan adalah dengan dicabut. Namun resiko yang akan didapat adalah gusi akan menjadi turun dan mengempis jika bekas gigi tersebut tidak segera diisi dengan gigi palsu.

Pada umumnya dokter gigi akan menyarankan pasien agar memasang implant gigi demi menjaga kondisi dan kesehatan gigi beserta jaringan yang ada di dalam rongga mulut dan juga jaringan di sekitar rongga mulut.

Biaya pemasangan implant gigi lebih mahal dari pada perawatan gigi mati, namun keuntungan yang diperoleh sangat baik sehingga sebagian orang akan memilih hal tersebut walaupun harus mengeluarkan biaya yang lebih mahal.

Demikian informasi yang dapat kami bagikan, semoga dapat bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "3 Jenis Perawatan Gigi Berlubang yang Mungkin Diterima dari Dokter Gigi"

Posting Komentar

Kami sangat berterimaksih jika anda meluangkan waktu memberikan komentar sesuai dengan tema pembahasan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel