Mandiri Memantau Berat Badan Anak Secara Rutin, Tidak Ruggi.

{getToc} $title={Table of Contents}

Gambaran Singkat Memantau Berat Badan Anak

Memantau berat badan anak secara rutin masih menjadi tugas dan perhatian serius pemerintah, misalnya melakukan penimbangan di Posyandu oleh petugas kesehatan dan kader kesehatan.

Keluarga atau orang tua belum secara mandiri melakukan hal tersebut.

Bukan karena tidak mau,.....

Katakanlah, anda sebagai orang tua.

Sebagai orang tua, anda mungkin belum mengetahui hubungan berat badan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.

Atau karena anda belum mengetahui tahapan waktu penimbangan dan bagaimana melakukannya.

Bisa jadi karena anda belum mengetahui bagaimana seharusnya menafsirkan setiap angka pada timbangan di setiap tahapan waktu penimbangan.

Bisa jadi juga karena anda tidak mengetahui langkah apa yang harus dilakukan untuk menindaklanjuti setiap penafsiran dari hasil penimbangan.

Atau berbagai faktor lainnya, yang pasti bahwa menimbang anak untuk mengetahui berat badannya belum dilakukan secara mandiri.

Mungkin itu terjadi pada anda yang saat ini membaca tulisan ini.

Faktanya.....

Banyak terjadi di masyarakat, pertumbuhan anak hanya sekedar dinilai dari apa yang dilihat sehari-hari pada fisik anak dan tidak secara nyata menderita suatu penyakit.

Tidak salah, tapi masih belum cukup.

Kita semua pasti ingin melakukan sebaik mungkin untuk anak-anak kita.

Namun...

Dalam hal kesehatan, terkait berat badan.

Kemampuan manusia membandingkan atau menilai pertumbuhan dari waktu-kewaktu dipengaruhi oleh berbagai faktor sehingga akurasinya kemungkinan diragukan.

Perlu diketahui, bahwa,...

Sebagian besar dampak dari terhambatnya pertumbuhan akan muncul di waktu yang cukup lama.

Tidak semua penyakit yang berkaitan dengan pertambahan berat badan anak harus terlihat saat itu juga.

Penyakit yang diderita biasanya tidak kasat mata, bisa diketahui salah satunya dari berat badan anak.

Berat badan kurang misalnya, anak kemungkinan menderita penyakit kecacingan sehingga kita akan berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan obatnya. Disamping itu kita akan lebih giat memberikan asupan nutrisi untuk menujang pertumbuhannya.

Bila berat badan lebih, ada berbagai kemungkinan penyakit yang menyebabkan dan akan ditimbulkan oleh kondisi itu. Sehingga kita akan memilih untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi dan lebih giat memantau pertumbuhan anak.

Memantau berat badan anak

Melihat kondisi-kondisi tersebut, lalu apa langkah yang harus dilakukan untuk melakukan pemantauan berat badan anak secara mandiri?

Langkah-langkah Memantau Berat Badan Anak

Siapkan Alat (Timbangan)

Dengan memiliki timbangan sendiri kita akan lebih mudah melakukan penimbangan tanpa terhambat oleh waktu dan jarak.

Pilihlah timbangan yang sesuai dengan usia anan. Misalnya untuk anak yang sudah memungkinkan untuk ditimbang berdiri, maka kita bisa menggunakan timbangan digital yang digunakan dengan cara berdiri.

Pilihlah timbangan yang berkualitas agar hasil lebih akurat. Lihat contoh timbangan digital untuk mengukur berat badan.

Timbangan ini tidak hanya diperuntukan bagi anak, namun dapat digunakan oleh orang dewasa dalam rumah.

Lakukan Penimbangan Secara Rutin

Anda dapat mencontoh pola penimbangan yang dilakukan oleh pemerintah atau kader di posyandu, misalnya setiap bulan.

Walaupun anda rutin berkunjung ke posyandu, namun tidak menutup kemungkinan anda melakukan penimbangan lebih sering lagi, misalnya di pertengahan jadwal posyandu.

Atau juga mungkin karena suatu halangan anda tidak dapat hadir ke posyandu, maka timbangan di rumah anda bisa membantu untuk tetap rutin melakukan penimbangan.

Data yang anda hasilkan dapat menjadi acuan memantau pertumbuhan dan perkembangan anak lebih sering.

Pelajari Cara Menafsirkan Data Timbangan

Untuk menafsirkan data hasil penimbangan memang agak rumit, butuh pengetahuan khusus untuk hal tersebut.

Misalnya, kita akan mengetahui status gizi dengan membandingkan berat badan terhadap umur anak (BB/U) maka kita harus menggunakan tabel antropometri untuk melihat hasilnya. Apakah anak sangat kurus, kurus, normal atau memiliki risiko berat badan lebih.

Namun...

Ada cara lebih mudah.

Kami telah menyediakan sebuah aplikasi sederhana yang mudah digunakan.

Silakan kunjungi pada laman Kalkulator IMT Anak 0 - 60 Bulan (5 Tahun).

Kalkulator online tersebut dapat anda gunakan dengan mudah dan gratis. Anda hanya diminta memasukan jenis kelamin, usia anak dan berat badan anak, lalu klik lihat IMT maka secara otomatis aplikasi tersebut akan menampilkan hasil apakah anak sangat kurus, kurus, normal atau memiliki risiko berat badan lebih.

Konsultasi Ke Petugas Kesehatan

Setelah mendapatkan hasil dan melihat status gizi andak dari berat badannya, anda dapat mengambil langkah lebih lanjut. Apakah hanya sebatas mengatur asupan nutrisi anak atau bila kondisi status gizi anak tidak baik, maka kami sarankan untuk konsultsi dengan petugas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Posting Komentar

Kami sangat berterimaksih jika anda meluangkan waktu memberikan komentar sesuai dengan tema pembahasan.

Lebih baru Lebih lama

Iklan

نموذج الاتصال