Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hifema

Hifema adalah terdapatnya akumulasi darah pada bilik mata depan. Hifema dapat terjadi akibat trauma atau terjadi spontan. Hifema dapat disertai dengan abrasi kornea, iritis, midriasis, atau gangguan struktur lain pada mata akibat trauma penyebabnya.

Hifema spontan jarang ditemui. Hifema spontan dapat menjadi penanda terdapatnya rubeosis iridis, gangguan koagulasi, penyakit herpes, masalah pada lensa intraokular (IOL), retinoblastoma, serta leukemia.

Keluhan yang timbul pada penderita hifema adalah:
  1. Nyeri pada mata
  2. Penglihatan terganggu (bila darah menutupi aksis visual)
  3. Fotofobia/silau

Faktor risiko yang memungkinkan terjadinya hifema adalah:
  1. Hifema akibat trauma sering ditemui pada laki-laki usia muda
  2. Hifema spontan disebabkan oleh neovaskularisasi iris (seperti pada pasien diabetes dan oklusi vena retina), koagulopati, dan pemakaian antikoagulan.

Pemeriksaan fisik pada penderita hifema dapat menunjukan hasil seperti:
  1. Visus umumnya turun
  2. Tampak darah di bilik mata depan. Darah dapat tertampung di bagian inferior bilik mata depan atau dapat memenuhi seluruh bilik mata depan (hifema penuh).
  3. Perhatikan apakah ada trauma pada bagian mata yang lain

Perlu diketahui bahwa semua pasien yang didiagnosis dengan hifema perlu dirujuk ke dokter spesialis mata.

Silakan lihat 20 Jenis Penyakit Mata yang Harus Diwaspadai untuk mengetahui jenis penyakit mata lainnya. Anda juga dapat melakukan Tes Buta Warna Online pada blog ini.

Posting Komentar untuk "Hifema"