Parotitis Epidemika (Gondongan): Definisi, Penyebab dan Gambaran Klinis - MITRA KESMAS

Parotitis Epidemika (Gondongan): Definisi, Penyebab dan Gambaran Klinis

Gondongan (Parotitis Epidemika) adalah penyakit infeksi akut dan menular yang disebabkan virus. Virus menyerang kelenjar air liur di mulut, terutama kelenjar parotis yang terletak pada tiap-tiap sisi muka tepat di bawah dan di depan telinga.

Penyebab

Penyakit Gondongan (Parotitis Epidemika) disebabkan oleh Virus Mumps.

Gambaran Klinis

Gambaran klinis terjadinya gondongan (Parotitis Epidemika) adalah sebagai berikut:
  1. Penyakit ini paling sering terjadi pada anak-anak dan orang muda berusia lima sampai 15 tahun. Gejalanya, nyeri sewaktu mengunyah dan menelan. Lebih terasa lagi bila menelan cairan asam seperti cuka dan air jeruk.
  2. Pembengkakan yang nyeri terjadi pada sisi muka dan di bawah telinga. Kelenjar- kelenjar di bawah dagu juga akan lebih besar dan membengkak. Penderita juga merasa demam. Suhu tubuh dapat meningkat hingga 39,5०C. Komplikasi mungkin terjadi pada anak laki-laki pada umur belasan tahun, nyeri pada perut dan alat kelamin. Pada penderita remaja perempuan, nyeri akan terasa juga di bagian payudara. Komplikasi serius terjadi jika virus gondong menyerang otak dan susunan syarat. Ini menyebabkan radang selaput otak dan jaringan selaput otak.
  3. Penularan penyakit ini melalui kontak langsung dengan penderita, seperti persentuhan dengan cairan muntah dan air seni penderita atau melalui udara ketika penderita bersin atau batuk.

Parotitis Epidemika (Gondongan)
Parotitis Epidemika (Gondongan)

Perhatian

Jika ditemukan penyakit seperti ini (gondongan), segera kunjungi petugas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Berlangganan artikel via email:

0 Response to "Parotitis Epidemika (Gondongan): Definisi, Penyebab dan Gambaran Klinis"

Posting Komentar

Kami sangat berterimaksih jika anda meluangkan waktu memberikan komentar sesuai dengan tema pembahasan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel