Problem Trees untuk Mencari Penyebab Masalah

Problem Trees atau Pohon Masalah merupakan metode paling tepat untuk mencari penyebab suatu masalah. Metode ini hampir sama dengan metode diagram tulang ikan. Kedua cara tersebut selalu digunakan dalam melakukan perencanaan, khususnya bagi petugas di puskesmas yang ingin meningkatkan sistem manajemen puskesmas.

Dalam penerapannya, silakan pilih salah satu dari metode tersebut. Keduanya memiliki cara kerja yang kurang lebih sama.

Khusus untuk diagram tulang ikan, kami telah membahasnya pada tulisan kami sebelumnya yang berjudul: Contoh Diagram Tulang Ikan Masalah Kesehatan.

Adapun langkah-langkah dalam menerapkan Problem Trees atau pohon masalah adalah sebagai berikut:
  1. Tuliskan masalah pada kotak di puncak pohon masalah.
  2. Buat garis vertikal menuju kotak tersebut.
  3. Tetapkan kategori utama dari penyebab dan tuliskan pada kotak dibawahnya dengan arah panah menuju ke kotak masalah.
  4. Lakukan brainstorming dan fokuskan pada masing-masing kategori.
  5. Setelah dianggap cukup, dengan cara yang sama lakukan untuk kategori utama yang lain.
  6. Untuk masing-masing kemungkinan penyebab, coba membuat daftar sub penyebab dan letakan pada kotak yang ada di bawahnya.
  7. Setelah semua pendapat tercatat, lakukan klarifikasi data untuk menghilangkan duplikasi, ketidaksesuaian dengan masalah, dan lain-lain.
  8. Buatlah kesimpulan dari hasil menentukan akar masalah tersebut.

Sama halnya dengan diagram tulang ikan, untuk mengidentifikasi penyebab masalah, kemungkinan penyebab masalah dapat ditelusuri dari:
  1. Input (sumber daya): manusia/tenaga, jenis dan jumlah obat/sarana/fasilitas, prosedur kerja, dana dan lain-lain.
  2. Proses (pelaksanaan kegiatan): frekuensi, penggunaan metode/prosedur, kepatuhan terhadap standar pelayanan, supervisi/pembinaan dan lain-lain.
  3. Lingkungan: kebijakan, politikal will, kondisi geografis dan lain-lain.

Berlangganan artikel via email:

0 Response to "Problem Trees untuk Mencari Penyebab Masalah"

Posting Komentar

Kami sangat berterimaksih jika anda meluangkan waktu memberikan komentar sesuai dengan tema pembahasan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel