Struktur Organisasi Puskesmas dan Contoh Bagannya (Permenkes 43 Tahun 2019)

Struktur organisasi puskesmas dan contoh bagan organisasi puskesmas telah di sebutkan dalam Permenkes Nomo 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Hal ini ditujukan untuk dijadikan pedoman bagi setiap daerah dalam membuat struktur organisasi puskesmas di daerahnya masing-masing.

Disebutkan bahwa, Organisasi Puskesmas paling sedikit terdiri atas Kepala Puskesmas, Kepala Tata Usaha, dan penanggung jawab upaya/kegiatan Puskesmas. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, penanggung jawab didukung oleh pelaksana upaya/kegiatan.

Kepala Puskesmas menetapkan penanggung jawab dan pelaksana upaya/kegiatan serta uraian tugas dan tanggung jawabnya di Puskesmas, berdasarkan uraian tugas dan tanggung jawab serta kriteria yang ditetapkan dinas kesehatan daerah kabupaten/kota dan hasil kredensial tenaga kesehatan oleh dinas kesehatan daerah kabupaten/kota.

Dinas kesehatan daerah kabupaten/kota dalam menetapkan uraian tugas dan tanggung jawab serta kriteria mengacu pada Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) program terkait, dengan mempertimbangkan kondisi sumber daya manusia yang tersedia.

Berikut ini kami sajikan struktur organisasi dan contoh bagan sebagaimana yang disebutkan dalam permenkes tersebut sebagai berikut:

Struktur Organisasi Puskesmas Kawasan Perkotaan

Pola struktur organisasi Puskesmas yang dapat dijadikan acuan di Puskesmas kawasan perkotaan adalah sebagai berikut:

1. Kepala Puskesmas

Kriteria Kepala Puskesmas sesuai dengan ketentuan peraturan ini.

2. Kepala Tata Usaha

Kriteria Kepala Tata Usaha yaitu tenaga kesehatan dengan tingkat pendidikan paling rendah Diploma 3 yang memahami administrasi keuangan dan sistem informasi kesehatan. Kepala Tata Usaha membawahi beberapa kegiatan diantaranya Koordinator tim Manajemen Puskesmas, Sistem Informasi Puskesmas, kepegawaian, rumah tangga, dan keuangan.

3. Penanggung jawab UKM Esensial dan Keperawatan Kesehatan Masyarakat

Penanggung jawab UKM esensial dan keperawatan kesehatan masyarakat yang membawahi:

  1. pelayanan promosi kesehatan
  2. pelayanan kesehatan lingkungan
  3. pelayanan kesehatan keluarga yang bersifat UKM
  4. pelayanan gizi yang bersifat UKM
  5. pelayanan pencegahan dan pengendalian penyakit
  6. pelayanan keperawatan kesehatan masyarakat.

4. Penanggung jawab UKM Pengembangan

Penanggung jawab UKM Pengembangan membawahi upaya pengembangan yang dilakukan Puskesmas, antara lain:

  1. pelayanan kesehatan gigi masyarakat
  2. pelayanan kesehatan tradisional komplementer
  3. pelayanan kesehatan olahraga
  4. pelayanan kesehatan kerja
  5. pelayanan kesehatan lainnya

5. Penanggung jawab UKP, kefarmasian, dan laboratorium

Penanggung jawab UKP, kefarmasian, dan laboratorium membawahi beberapa kegiatan, seperti:

  1. pelayanan pemeriksaan umum
  2. pelayanan kesehatan gigi dan mulut
  3. pelayanan kesehatan keluarga yang bersifat UKP
  4. pelayanan gawat darurat
  5. pelayanan gizi yang bersifat UKP
  6. pelayanan persalinan
  7. pelayanan kefarmasian
  8. pelayanan laboratorium

6. Penanggung jawab jaringan pelayanan Puskesmas dan jejaring Puskesmas

Penanggung jawab jaringan pelayanan Puskesmas dan jejaring Puskesmas membawahi:

  1. Puskesmas pembantu
  2. Puskesmas keliling
  3. Praktik bidan desa
  4. Jejaring Puskesmas

7. Penanggung jawab bangunan, prasarana, dan peralatan Puskesmas

8. Penanggung jawab mutu

Adapun contoh bagan struktur organisasi puskesmas perkotaan adalah seperti tampak pada gambar berikut:

Puskesmas Perkotaan
Contoh bagan struktur organisasi puskesmas perkotaan

Struktur Organisasi Kawasan Perdesaan

Pada dasarnya Struktur Organisasi kawasan perdesaan hampir sama dengan puskesmas perkotaan, namun terdapat beberapa bagian yang disederhanakan.

Pola struktur organisasi Puskesmas yang dapat dijadikan acuan di Puskesmas kawasan perdesaan adalah sebagai berikut:

1. Kepala Puskesmas

Kriteria Kepala Puskesmas sesuai dengan ketentuan peraturan ini.

2. Kepala Tata Usaha

Kriteria Kepala Tata Usaha yaitu tenaga kesehatan dengan tingkat pendidikan paling rendah Diploma 3 yang memahami administrasi keuangan dan sistem informasi kesehatan.

Kepala Tata Usaha membawahi beberapa kegiatan diantaranya Koordinator tim Manajemen Puskesmas, Sistem Informasi Puskesmas, kepegawaian, rumah tangga, dan keuangan.

3. Penanggung jawab UKM esensial dan keperawatan kesehatan masyarakat

Penanggung jawab UKM esensial dan keperawatan kesehatan masyarakat pada puskesmas perdesaan membawahi:

  1. pelayanan promosi kesehatan
  2. pelayanan kesehatan lingkungan
  3. pelayanan kesehatan keluarga yang bersifat UKM
  4. pelayanan gizi yang bersifat UKM
  5. pelayanan pencegahan dan pengendalian penyakit
  6. pelayanan keperawatan kesehatan masyarakat

4. Penanggung jawab UKM Pengembangan

Penanggung jawab UKM Pengembangan pada puskesmas perdesaan membawahi upaya pengembangan yang dilakukan Puskesmas, antara lain:

  1. pelayanan kesehatan gigi masyarakat
  2. pelayanan kesehatan tradisional komplementer
  3. pelayanan kesehatan olahraga
  4. pelayanan kesehatan kerja
  5. pelayanan kesehatan lainnya

5. Penanggung jawab UKP, kefarmasian, dan laboratorium

Penanggung jawab UKP, kefarmasian, dan laboratorium pada puskesmas perdesaan membawahi beberapa kegiatan, seperti:

  1. pelayanan pemeriksaan umum
  2. pelayanan kesehatan gigi dan mulut
  3. pelayanan kesehatan keluarga yang bersifat UKP
  4. pelayanan gawat darurat
  5. pelayanan gizi yang bersifat UKP
  6. pelayanan persalinan
  7. pelayanan rawat inap untuk Puskesmas yang menyediakan pelayanan rawat inap
  8. pelayanan kefarmasian
  9. pelayanan laboratorium

6. Penanggung jawab jaringan pelayanan Puskesmas dan jejaring Puskesmas

Penanggung jawab jaringan pelayanan Puskesmas dan jejaring Puskesmas pada puskesmas perdesaan membawahi:

  1. Puskesmas Pembantu
  2. Puskesmas keliling
  3. Praktik bidan desa
  4. Jejaring Puskesmas

7. Penanggung jawab bangunan, prasarana, dan peralatan Puskesmas.

Pada puskesmas perdesaan juga terdapat Penanggung jawab bangunan, prasarana, dan peralatan Puskesmas.

8. Penanggung jawab mutu

Pada puskesmas perdesaan juta terdapat penanggung jawab mutu sebagaimana pada puskesmas dengan kriteria lainnya.

Puskesmas Perdesaan
Contoh bagan struktur organisasi Puskesmas Perdesaan

Struktur Organisasi Puskesmas Kawasan Terpencil dan Sangat Terpencil

Pada puskesmas kawasan terpencil dan sangat terpencil memiliki struktur yang lebih sederhana lagi dibandingkan dengan puskesmas perkotaan dan perdesaan.

Adapun Pola struktur organisasi Puskesmas yang dapat dijadikan acuan Puskesmas di kawasan Terpencil dan Sangat Terpencil adalah sebagai berikut:

1. Kepala Puskesmas

Kriteria Kepala Puskesmas sesuai dengan ketentuan peraturan ini.

2. Kepala Tata Usaha

Kriteria Kepala Tata Usaha yaitu tenaga kesehatan dengan tingkat pendidikan paling rendah Diploma 3 yang memahami administrasi keuangan dan sistem informasi kesehatan.

Kepala Tata Usaha membawahi beberapa kegiatan diantaranya Koordinator Manajemen Puskesmas, Sistem Informasi Puskesmas, kepegawaian, rumah tangga, keuangan dan penangungjawab bangunan, prasarana, dan peralatan Puskesmas.

3. Penanggung jawab UKM Esensial, UKM Pengembangan dan Keperawatan Kesehatan Masyarakat

Penanggung jawab UKM Esensial, UKM Pengembangan dan Keperawatan Kesehatan Masyarakat pada puskesmas terpencil dan sangat terpencil membawahi:

  1. pelayanan promosi kesehatan
  2. pelayanan kesehatan lingkungan
  3. pelayanan kesehatan keluarga yang bersifat UKM
  4. pelayanan gizi yang bersifat UKM
  5. pelayanan pencegahan dan pengendalian penyakit
  6. pelayanan keperawatan kesehatan masyarakat, dan/atau
  7. pelayanan UKM pengembangan

4. Penanggung jawab UKP, kefarmasian dan laboratorium

Penanggung jawab UKP, kefarmasian dan laboratorium pada puskesmas terpencil dan sangat terpencil membawahi beberapa kegiatan, seperti:

  1. pelayanan pemeriksaan umum
  2. pelayanan kesehatan gigi dan umum
  3. pelayanan kesehatan keluarga yang bersifat UKP
  4. pelayanan gawat darurat
  5. pelayanan gizi yang bersifat UKP
  6. pelayanan persalinan
  7. pelayanan rawat inap untuk Puskesmas yang menyediakan pelayanan rawat inap
  8. pelayanan kefarmasian
  9. pelayanan laboratorium

5. Penanggung jawab jaringan pelayanan Puskesmas, jejaring Puskesmas

Penanggung jawab jaringan pelayanan Puskesmas, jejaring Puskesmas pada puskesmas terpencil dan sangat terpencil membawahi:

  1. Puskesmas Pembantu
  2. Puskesmas Keliling
  3. Praktik bidan desa
  4. Jejaring Puskesmas

6. Penanggung jawab mutu

Pada puskesmas terpencil dan sangat terpencil juga terdapat penanggung jawab mutu sebagaimana puskesmas kriteria lainnya.

Adapun contoh bagan struktur organisasi puskesmas terpencil dan sangat terpencil adalah seperti berikut:

Puskesmas Terpencil dan Sangat Terpencil
Contoh bagan struktur organisasi Puskesmas Terpencil dan Sangat Terpencil

Struktur organisasi puskesmas kawasan terpencil dan sangat terpencil lebih sederhana karena disesuaikan dengan keterbatasan sumber daya manusia di Puskesmas kawasan Terpencil dan Sangat Terpencil.

Posting Komentar

Kami sangat berterimaksih jika anda meluangkan waktu memberikan komentar sesuai dengan tema pembahasan.

Lebih baru Lebih lama

Iklan

نموذج الاتصال